Lagi pengen bikin yang mini-mini nih. Setelah kemarin bikin cheddar cheese cake versi mini, hari ini pengen bikin mini roll cake trus iseng dikasih motif polkadot . Resepnya pakai punya Mbak Dida yang dulu pernah aku posting disini. Masih bikin 1/2 resep aku tuang di loyang 24x24x3 cm. Lalu setelah cake matang aku potong jadi 2 bagian dengan masing-masing ukuran menjadi 12x24 cm. Fillingnya aku pakai olesan selai strawverry tipis aja. Lalu gulung dan padatkan dan potong menjadi 6 bagian untuk satu gulungan. Jadi total dapat 12 pcs mini roll cake yang imut,hihihi...^_^ yuk dicobain bikin ...
Minggu, 06 Desember 2015
Sabtu, 05 Desember 2015
Mini Cheddar Cheese Cake
Sudah hampir setahun yang lalu aku bookmarked resep CCC ini dari blognya Teh Ricke. Membayangkan beberapa kerumitan dalam proses membuat cake ini seperti pengocokan putih telur soft peak, cara panggang au bain marie (ABM) dan suhu pemanggangan yang tepat (aku cuma punya otang) membuatku berpikir 2 atau bahkan berkali-kali untuk mengekskusi CCC ini. Sampai akhirnya kemarin pas blogwalking tentang cotton cake, akhirnya memori untuk bikin si CCC ini timbul lagi. Secara CCC kan juga masih dalam kategori cotton cake juga. Gak mau rugi di percobaan pertama, aku cuma bikin 1/3 resepnya Teh Ricke dengan 1 butir telur aja dan 1 bungkus kemasan keju cheddar mini yang 35 gr.hihihihi...(tetep ya versi hemat dan ga mau nyesek kalau gagal di percobaan pertama). Aku pakai loyang muffin pendek. Jadinya ya mini-mini gitu ntar CCC nya
Dan tragedi pun berlanjut...pertama aku ga yakin apakah kocokan putih telurku udah softpeak atau belum. Yang aku tahu waktu gagang mikser kuangkat si putelnya udh jatuh terkulai walau gak membentuk sudut tumpul. Pokoknya feeling ga enak dengan kocokan putel ini. Kedua setelah memanggang selama 80 menit dan aku lihat udah mulai kecoklatan (walau agak pucat) permukaannya, oven aku matikan dan loyang aku angkat. 'udah matang nih' pikirku. Setelah beberapa saat hangat dalam cetakan (sesuai instruksi Teh Ricke) satu cake aku lepaskan dari cetakan. Daann ternyata bagian bawah cake masih basah. Belum set sempurna. Buru-buru aku isi air panas di loyang besar dan aku taruh loyang adonan didalamnya. Saking buru-burunya malah loyang yang berusi air panas numplek dengan suksesnya di lantai dapur. Kena tanganku juga dikit. Hampir putus asa rasanya. Aku isi air panas lagi dan segera aku oven.untungnya adonan masih mau naik lagi. Aku panggang 10 menit lagi sampai permukaannya lebih coklat lagi. Setelah matang,aku biarkan hangat dulu diloyang. Asli harap-harap cemas waktu ngluarin kue,ternyta susah juga ngluarin kue ini dari cetakannya. Ada yang cuil pinggirannya. Dan yang bikin aku makin hopeless lagi ternyata bagian bawah kue masih ada sedikit basahnya. Padahal loyang muffin yang tak pakai itu tanpa sambungan. Feelingku aku kurang sempurna di pengocokan putel sehingga berpengaruh ke hasil akhir cake yang jadi sedikit berair di dasarnya. Tapi begitu mencicipi rasanya, uenaak. Ga nyesel nyobain cake ini walau ga perfect dan perlu koreksi sana sini. Paling ga aku udah ada sedikit pengalaman dari kegagalanku hari ini. Resepnya bisa langsung meluncur ke blognya Teh Ricke ya...happy baking!
Dan tragedi pun berlanjut...pertama aku ga yakin apakah kocokan putih telurku udah softpeak atau belum. Yang aku tahu waktu gagang mikser kuangkat si putelnya udh jatuh terkulai walau gak membentuk sudut tumpul. Pokoknya feeling ga enak dengan kocokan putel ini. Kedua setelah memanggang selama 80 menit dan aku lihat udah mulai kecoklatan (walau agak pucat) permukaannya, oven aku matikan dan loyang aku angkat. 'udah matang nih' pikirku. Setelah beberapa saat hangat dalam cetakan (sesuai instruksi Teh Ricke) satu cake aku lepaskan dari cetakan. Daann ternyata bagian bawah cake masih basah. Belum set sempurna. Buru-buru aku isi air panas di loyang besar dan aku taruh loyang adonan didalamnya. Saking buru-burunya malah loyang yang berusi air panas numplek dengan suksesnya di lantai dapur. Kena tanganku juga dikit. Hampir putus asa rasanya. Aku isi air panas lagi dan segera aku oven.untungnya adonan masih mau naik lagi. Aku panggang 10 menit lagi sampai permukaannya lebih coklat lagi. Setelah matang,aku biarkan hangat dulu diloyang. Asli harap-harap cemas waktu ngluarin kue,ternyta susah juga ngluarin kue ini dari cetakannya. Ada yang cuil pinggirannya. Dan yang bikin aku makin hopeless lagi ternyata bagian bawah kue masih ada sedikit basahnya. Padahal loyang muffin yang tak pakai itu tanpa sambungan. Feelingku aku kurang sempurna di pengocokan putel sehingga berpengaruh ke hasil akhir cake yang jadi sedikit berair di dasarnya. Tapi begitu mencicipi rasanya, uenaak. Ga nyesel nyobain cake ini walau ga perfect dan perlu koreksi sana sini. Paling ga aku udah ada sedikit pengalaman dari kegagalanku hari ini. Resepnya bisa langsung meluncur ke blognya Teh Ricke ya...happy baking!
![]() |
| Fresh from the oven |
Selasa, 01 Desember 2015
PACZKI (Donat Jelly ala Polandia)
Paczki. Awalnya aku juga ga begitu ngerti paczki itu sejenis makanan apa. Namanya masih asing di telingaku. Ternyata paczki ini kayak donat biasa. Cuma dia bentuknya ga bolong ditengah, tapi bulat utuh dan diisi jelly atau selai dan ditaburi gula halus. Kemarin ga sengaja blogwalking di JTT dan lihat salah satu postingan mbak Endang tentang paczki. Latah deh pengen nyobain juga. Lihat reviewnya rata-rata pada bilang empuk dan enak,wah...makin penasaran nih. Akhirnya diniatin hari ini bikin paczki. Udah tahu tantangan utamanya bikin paczki ini yaitu kita akan pberkutat dengan adonan yang lembek dan agak susah buat diuleni. Tips-tips dari Mbak Endang tentang cara menaklukkan si adonan lembek ini aku baca dan cermati baik-baik. Alhamdulilah...ternyata acara nguleni ga sesulit yang aku bayangkan. Justru yang bikin aku senewen itu pas acara menggoreng. Gorengan pertama hasilnya gosong diluar tapi dalamnya masih ada yang mentah. Akhirnya aku pakai api paling keciiil dan minyaknya juga benar-benar panas. Gorengan kedua dan seterusnya lancar jaya deh,asyiikk. Fillingnya aku pakai coklat yang aku lelehin dengan dicampur sedikit susu cair. Trus aku taburi gula donat sebagai pelengkapnya. Hmmm..yummy. Rasanya menurutku ya kayak donat biasa, teksturnya empuk. Rasanya tidak terlalu manis sehingga ketika disantap dengan tambahan filling dan taburan gula halus jadi klop perpaduan rasanya. Enak. Resep paczki bisa dilihat di blog Just Try and Taste milik Mbak Endang disini. Makasih ya mbak buat resepnya. .Selamat mencoba temans...
Sabtu, 28 November 2015
Cup Bread Isi Vla Keju, Strawberry Streussel Bread dan Roti Isi Keju
Beberapa minggu ga bikin roti, kangen juga nge-roti lagi. Setelah seminggu ini penyakit malasku kambuh lagi, akhirnya jadi juga bikin roti hari ini. Basicnya tetap pakai resep soft bread ncc yang dulu udah pernah aku posting disini, tapi kali ini aku bikinnya 3/4 resep. Jadi sekitar 12 buah roti. 4 buah cup bread isi vla keju, 4 buah strawberry streussel bread dan 4 buah roti isi keju. Vla kejunya nyontek dari blognya Teh Diah Raki disini. Sedangkan streussel breadnya dibikin karena lihat blueberry strussel breadnya Mbak Hesti disini. Cuma aku pakainya selai strawberry, bukan blueberry. Adanya cuma itu dirumah,hihihi...bentuk kepangnya masih acak-acakan, ga bisa cantik kayak punya Mbak Hesti. Fotonya juga baru jeprat jepret jam 7 malam. Rotinya baru matang jam 5, mendung dan aku belum beres-beres rumah. Ya wes lah fotonya nyari waktu yang nyantai aja pas malamnya. Jadi harap maklum kalau fotonya ueleek seadanya..(Kapan juga aku foto pernah bagus, mesti 'ala kadarnya' gitu and always,hiks..hiks.. T T )
Senin, 23 November 2015
Perkedel Kentang Daging
Awalnya sempet ragu-ragu posting resep perkedel daging ini. Pasti udah banyak yang bisa dan lebih jago bikin lauk ini. Tapi setelah dipikir-pikir ga apa-apa deh diposting aja. Siapa tahu bermanfaat. Resep ini warisan dari almh. Nenek. Saking seringnya bantuin beliau masak waktu aku tinggal dengan beliau di Surabaya jaman kuliah dulu, sampai hafal diluar kepala untuk bumbu-bumbunya. Berikut resepnya..
Perkedel Kentang Daging
Bahan :
- 500 gr kentang
- 50 gr daging sapi cincang
- 2 siung bawang putih iris tipis
- 2 siung bawang merah iris tipis
- 1 butir telur kocok lepas
Bumbu halus :
- 4 siung bawang putih
- 1 sdt garam
- Sedikit merica bubuk (1/8 sdt)
Caranya :
- Kupas kentang,cuci bersih dan potong menjadi bagian yang lebih kecil.goreng hingga matang.haluskan (aku ulek manual). Sisihkan
- Haluskan (ulek jadi satu) semua bumbu halus. Sisihkan
- Goreng irisan bawang putih dan bawang merah hingga kuning keemasan.angkat.sisihkan
- Goreng daging cincang dengan sedikit minyak hingga berubah warna.kurang lebih 30 detik saja menggorengnya.angkat
- Masukkan bawang putih goreng,bawang merah goreng dan daging goreng tadi kedalam bumbu halus. Ulek semuanya jadi satu
- Masukkan kentang yang sudah dihaluskan tadi. Campur hingga rata. Masukkan separuh kocokan telur. Aduk rata
- Lumuri telapak tangan dengan minyak.ambil sedikit adonan.bentuk bulat agak pipih. Lakukan sampai semua adonan habis
- Celupkan bulatan adonan pada sisa separuh kocokan telur tadi dan goreng dengan api sedang hingga matang. Angkat. Sajikan
Jumat, 20 November 2015
Kaki Naga (Ayam) / Chicken Drumstick
Akhirnya...kesampaian juga bikin chicken drumstick ini. Padahal ngincer resepnya dari blognya Mbak Endang dan Mbak Hesti udah lama. Keliatan enak gitu daaannn emang enak beneran lho. Setelah sempat maju mundur mau ekskusi resep ini karena malas (hihihi...penyakit lama), akhirnya jadi juga bikin hari ini. Entah dapat wangsit darimana hari ini kok dengan semangat 45 masak kaki naga. Padahal bahan yang ada cuma dada ayam yang tak fillet sendiri dan hanya 200 gr, hahaha...Ya gitu deh,kalau lagi niat masak walau bahan ala kadarnya ga selengkap di resep tetap hajar bleh! Karena ga punya food processor,daging ayamnya aku cincang halus dulu,bawang putih aku ulek halus, bawang bombay juga aku cincang kecil trus aku haluskan lagi pake ulek-ulek (tradisional banget yak ^_^) baru aku blender. Biar blenderku ga ngoyo mesinnya. Alhamdulilah lancar jaya sodara-sodara. Pokoknya big hugs buat Mbak Endang dan Mbak Hesti buat resepnya yang enak ini. Berikut resep yang aku udah sesuaikan sesuai yang ada dirumah ya. Kalau mau yang lengkap dan pastinya lebih yummy, silahkan berkunjung ke blog Mbak Endang dan Mbak Hesti ya..
Kaki Naga Ayam (Chicken Drumstick)
Source : Mbak Endang Indriyani
Bahan :
- 200 gr fillet ayam,cincang halus
- 1/2 sdt garam
- 1 sdm penuh tepung terigu
- 1/8 siung bawang bombay,cincang dan haluskan
- 2 siung bawang putih haluskan
- 1/4 sdt merica bubuk
- 1/4 sdt gula pasir
- 1/2 sdt saus tiram
- 1/2 butir telur kocok lepas (aku pakai 1 butir telur kocok lepas trus aku tuang separuhnya ke adonan,sisanya aku pakai buat bahan pencelup sebelum dipanir)
Bahan lain : tepung panir secukupnya (aku pakai bread crumbs), 1butir telur kocok lepas dan stick es krim/tusuk sate/sumpit yang dipotong-potong
Caranya :
- Blender daging ayam cincang dan bawang putih halus.
- Tambahkan bahan lain dan blender lagi sampai menjadi adonan.Tuang dalam wadah
- Test rasa dengan cara ambil sedikit adonan dan goreng. Cicipi. Tambahkan bumbu bila dirasa kurang
- Oles alas kukusan dengan minyak. Panaskan kukusan hingga air mendidih
- Oles tangan dengan minyak,ambil adonan. Bentuk bulat lalu tusuk dengan stick es krim,sumpit atau tusuk sate yang sudah dipotong. Lakukan sampai adonan habis
- Kukus adonan selama 25 menit. Ketika mengukus gunakan api kecil saja
- Angkat dinginkan
- Lapisi dengan tepung panir, celup ke dalam kocokan telur lalu lapisi lagi dengan tepung panir.
- Goreng hingga berwarna golden brown.
Tumis Brokoli Wortel
Pengen makan yang sehat hari ini mikir-mikir sambil browsing akhirnya dapat ide bikin tumis brokoli wortel. Resepnya lihat dari blognya Mbak Dida Rachmadiah disini Jadi bumbu-bumbunya nyontek kayak punya Mbak Dida (aku skip kecap inggris karena ga punya) sedangkan bahan utamanya aku hanya pakai brokoli dan wortel aja. Tanpa campuran apa-apa karena lauknya aku bikin chicken drumstick (postingan selanjutnya). Berikut resepnya yang udah aku sesuaikan ala aku..Makasih Mbak Dida buat resepnya ini.
Tumis Brokoli Wortel
Source : Mbak Dida Rachmadiah
Bahan :
- 200 gr brokoli,potong perkuntum
- 2 buah wortel iris serong tipis
- 3 bawang putih geprek dan cincang halus
- 1/2 butir bawang bombay ukuran sedang, iris tipis memanjang
- 2 sdm saus teriyaki
- 1 sdm saus tiram
- 1/4 sdt garam
- 1/4 sdt merica bubuk
- 1/2 sdt gula pasir
- 50 ml air
- 2 sdm minyak untuk menumis
Caranya :
- Rebus brokoli dan wortel dalam air mendidih yang diberi sedikit garam. Rebus selama 5 menit. Tiriskan dan siram dengan air es
- Tumis bawang putih dan bawang bombay sampai harum dan sedikit layu. Tambahkan air, saus teriyaki, saus tiram, garam, gula, merica. Aduk rata. Test rasa.
- Masukkan brokoli dan wortel. Aduk asal rata sebentar saja. Angkat. Sajikan selagi hangat.
Langganan:
Postingan (Atom)

















